Bagaimana Komitmen Yang Baik Dalam Suatu Organisasi atau Perusahaan

komitmen yang baik

Secara sederhana, Komitmen dapat diartikan sebagai janji, yaitu janji pada diri kita sendiri maupun pada orang lain yang tercermin dalam tindakan kita. Komitmen merupakan pengakuan seutuhnya, sebagai sikap yang sebenarnya yang berasal dari watak yang keluar dari dalam diri seseorang.

Setiap organisasi-organisasi yang berdiri, harus disertai dengan Komitmen yang kuat dari para pendirinya dan juga seluruh perangkat-perangkat penggeraknya seperti misalnya karyawan dalam perusahaan, tanpa adanya komitmen yang kuat maka akan dapat dipastikan organisasi tidak dapat berjalan dengan lancar dan semestinya, karena akan terdapat banyak penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di dalam organisasi tersebut.


Pendapat Beberapa Ahli Tentang Pentingnya Komitmen

1.) Menurut Greenberg dan Baron, karyawan-karyawan yang memiliki komitmen organisasi yang tinggi adalah karyawan yang lebih stabil dan lebih produktif sehingga pada akhirnya juga lebih menguntungkan bagi organisasi.

2.) Menurut Mowday, Porter, dan Steers menyatakan bahwa karyawan yang memiliki komitmen organisasi yang tinggi akan lebih termotivasi untuk hadir dalam organisasi dan berusaha mencapai tujuan organisasi.

3.) Menurut Randan, Fedor, dan Longenecker ( dalam Greenberg & Baron ), menyatakan bahwa komitmen organisasi berkaitan dengan keinginan tinggi untuk berbagi dan berkorban bagi organisasi.

4.) Menurut Steers sendiri menyatakan bahwa komitmen berkaitan dengan intensitas untuk bertahan dalam organisasi, tapi tidak secara langsung berkaitan dengan unjuk kerja karena berkaitan dengan motivasi, kejelasan peran, dan kemampuan karyawan itu sendiri.


Komitmen organisasi yang tinggi sangat diperlukan dalam sebuah organisasi, karena terciptanya komitmen yang tinggi akan mempengaruhi situasi kerja yang profesional.

Berbicara mengenai komitmen organisasi tidak bisa dilepaskan dari sebuah istilah loyalitas, pemahaman demikian membuat istilah loyalitas dan komitmen mengandung makna yang confuse atau agak sedikit membingungkan, namun sebenarnya kedua istilah itu saling berkaitan satu sama lain, karena tanpa loyalitas yang kuat maka tentu akan sulit juga bagi seseorang untuk berusaha memberikan komitmen yang maksimal.

Keberhasilan dan kinerja seseorang dalam suatu bidang pekerjaan banyak ditentukan oleh tingkat kompetensi, profesionalisme juga komitmen terhadap bidang yang ditekuninya, suatu komitmen organisasional menunjukan suatu daya dari seseorang dalam mengidentifikasikan keterlibatannya pada organisasi.

Oleh karena itu, komitmen organisasi akan menimbulkan rasa ikut memiliki ( sense of belonging ) bagi pekerja terhadap organisasi.


Komitmen Sikap dan Tingkah Laku

Istilah dan tipologi komitmen organisasi sudah mulai diperkenalkan oleh Etzioni pada tahun 1961. Istilah ini semakin populer sejak tahun 1977 setelah dibahas oleh Staw & Salancik, yang mengajukan dua bentuk komitmen, yaitu komitmen sikap ( attitudinal commitment ) dan komitmen tingkah laku ( behavioral commitment ).

1.) Komitmen Sikap adalah keadaan dimana individu mempertimbangkan sejauh mana nilai dan tujuan pribadinya sesuai dengan nilai & tujuan organisasi. Serta sejauh mana keinginan untuk mempertahankan keanggotaannya dalam organisasi.

Pendekatan sikap ini memandang komitmen organisasi sebagai komitmen afektif ( Allen & Meyer ), serta berfokus pada proses bagaimana seseorang berfikir tentang hubungannya dengan organisasi.

2.) Komitmen Tingkah Laku didasarkan pada sejauh mana karyawan menetapkan keputusan untuk terikat pada organisasi berkaitan dengan adanya kerugian jika memutuskan untuk melakukan alternatif lain di luar pekerjaannya saat ini.


Komitmen ini lebih menekankan pada proses dimana individu mengembangkan komitmen tidak pada organisasi tetapi pada tingkah lakunya terhadap organisasi ( Miner ).

Komitmen sejatinya memang sebuah cerminan dari setiap orang dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan peran yang diberikan kepada masing-masing individu.

Mau seberapa banyak pun istilah-istilah yang muncul untuk menggambarkan tentang definisi dari komitmen, tetap saja intinya komitmen memiliki pemahaman yang sama tentang kesetiaan kita terhadap organisasi yang kita ikuti, dan organisasinya pun bisa dalam bentuk apapun baik perusahaan, maupun organisasi-organisasi tertentu yang didirikan oleh setiap orang yang memiliki visi dan misi yang sama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar